Pagi gini sudah mulai bersin-bersin. Apa ini tanda badanku sehat atau malah sebaliknya? Bicara kesehatan, aku teringat beberapa tahun yang lalu. Dulu waktu aku masih duduk di semester bawah, aku pernah dirawat di rumah sakit karena menderita anemia, kekurangan darah. Sebelumnya, hampir setiap hari aku merasakan badanku semakin pucat, lemah dan sering pusing. Dunia seolah maunya goyang terus. Baru jalan selangkah dua langkah, badanku terasa ngak sanggup menahan goyangannya. Akhirnya aku pun sering duduk dan rebahan di TKP.
Beberapa hari kemudian, aku dibawa keluarga pergi ke puskesmas. Setelah memeriksa, petugas puskesmas menjelaskan sebaiknya kami melanjutkan pengobatan ke rumah sakit, untuk dirawat di sana.
Beruntung, aku hanya dirawat selama tiga hari dirumah sakit terbesar di Kabupaten Banjar itu. Terhitung sejak tanggal 25 April sampai dengan 28 April 2011. Dalam tiga hari tersebut aku melakukan tranfusi darah sebanyak tiga kantong. Syukur waktu itu stok darah di PMI yang menyediakan darah yang sama denganku masih banyak, jadi keluarga pun tidak susah mencarikannya. Disamping itu, disana aku tidak murni menjalani tranfusi darah saja tapi juga diselangi impus bila satu kantong darah habis terpindah ke tubuhku. Aku lupa berapa botol impus yang aku habiskan. Yang pastinya aku senang sobat-sobat, dan kelauargaku mau datang membesuk waktu itu, baik malam ataupun siang
Setelah memohon izin pada dokter, aku pun dibolehkan pulang meninggalkan rumah tempatnya orang sakit itu. Owh... Ngak enak tinggal di sana, sob. Tiap hari dengarnya orang sakit melulu. Enaknya kan hidup di luar, biar bisa jalan bebas, ke pasar, masjid, kuliah, dan berkumpul sobat atau keluarga.
Ingat..!! Kesehatan adalah segalanya. Kesehatan lebih berharga dari pada emas dan perak.
Semoga kita selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Amiin.
Beberapa hari kemudian, aku dibawa keluarga pergi ke puskesmas. Setelah memeriksa, petugas puskesmas menjelaskan sebaiknya kami melanjutkan pengobatan ke rumah sakit, untuk dirawat di sana.
Beruntung, aku hanya dirawat selama tiga hari dirumah sakit terbesar di Kabupaten Banjar itu. Terhitung sejak tanggal 25 April sampai dengan 28 April 2011. Dalam tiga hari tersebut aku melakukan tranfusi darah sebanyak tiga kantong. Syukur waktu itu stok darah di PMI yang menyediakan darah yang sama denganku masih banyak, jadi keluarga pun tidak susah mencarikannya. Disamping itu, disana aku tidak murni menjalani tranfusi darah saja tapi juga diselangi impus bila satu kantong darah habis terpindah ke tubuhku. Aku lupa berapa botol impus yang aku habiskan. Yang pastinya aku senang sobat-sobat, dan kelauargaku mau datang membesuk waktu itu, baik malam ataupun siang
Setelah memohon izin pada dokter, aku pun dibolehkan pulang meninggalkan rumah tempatnya orang sakit itu. Owh... Ngak enak tinggal di sana, sob. Tiap hari dengarnya orang sakit melulu. Enaknya kan hidup di luar, biar bisa jalan bebas, ke pasar, masjid, kuliah, dan berkumpul sobat atau keluarga.
Ingat..!! Kesehatan adalah segalanya. Kesehatan lebih berharga dari pada emas dan perak.
Semoga kita selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Amiin.
Oleh: Daud Fathani, Jum'at 7 Maret 2014
#CatatanKecilkuDaud



Jumat, Maret 07, 2014
Daud Fathani

Posted in: 
0 komentar:
Posting Komentar