Salam Sobat Blogger!.... Sebenarnya postingan kali ini sudah pernah dimuat diakun facebook saya, Daud Fathani, kemarin Kamis 17 Desember 2013. Kenapa Daud mempostingnya terlebih dahulu ke Fb? Karena berhubung kemarin kouta paket internet Daud habis, jadi Daud hanya bisa mempostingnya terlebih dahulu ke catatan akun Fb Daud, sebab buka Fb-kan gratis. hheee. Nah sekarang biar lebih manfaat atau apa namanya Daud salin kembali ke blog ini. Pada postingan kali ini, Daud berbicara tentang gejala-gejala yang dibawakan oleh "cinta".
Mau tahu apa saja gejala yang dibawa oleh cinta, yang mampu membuat perubahan kepada orang yang sedang dilanda cinta? Inilah dia di anataranya:
1. Lapar menjadi kenyang.
ini
bisa dibuktikan gara-gara jalan ke sana-kemari bersama sang kekasih,
lupa makan dan lupa pulang ke rumah. akhirnya begitu tiba di rumah,
diomelen oleh mama papa. kasian dech lho.!
2. Ngantuk menjadi melek
Jam
11 malam, rata-rata orang pingin tidur, ngantuk. Tapi, begitu ada sang
kekasih (pacar) nelpon atau sms, wah mata yang tadinya udah lima watt
berubah naik menjadi seratus watt. Tak jarang ini dialami muda-mudi yang
biasanya suka telponan atau sms-an hingga larut malam, jam 24.00, atau
jam 1, 2, 3 pagi. (jangan dibiasakan ini yah)
3. Marah menjadi Sayang
Tak jarang, orang yang dulunya bermusuhan, karena sering berantem, berubah 180 derajat menjadi sayang.
4. Teman menjadi pacar atau istri
Ini mah biasa, udah sering kita temuin di sekolah-sekolah atau kampus. Betul? hhee
5. Sakit menjadi sembuh, yah paling tidak ngak terasa sakit atau berkurang deh.
6.
Sehat menjadi sakit, gimana ceritanya? Ya iyalah, karena cinta membuat
seseorang selalu ingin di dekat orang yang dikashinya. begitu saling
berjauhan, dalam jangka waktu pendek apalagi panjang, boleh jadi akan
menimbukan kerinduan mendalam. Akhirnya, makan, ngak teratur. Tidur ngak
teratur, semua ngak teratur, gara-gara memikirkan kekasih yang jauh di
mata. apa yang akan terjadi, kalau kurang makan, kuang tidur, dan kurang
semuanya? Sakit. Betul????....
7. Di cobet, sakit toh. eh malah bilang itu sayang. Kalau gito cobet aja terus biar dibilangin itu tanda sayang. heheee



Rabu, Desember 18, 2013
Daud Fathani

Posted in: 
0 komentar:
Posting Komentar