Ada
satu catatan harian untukku hari ini, yang menurutku sangat menarik
untuk direnungkan. Sore kemarin Sabtu, 12 April 2014, aku bertemu dengan salah satu mahasiswa Tarbiyah.
Panggil saja A. A adalah salah satu mahasiswa semester akhir, sama
halnya denganku. Hanya saja dewi keberuntungan belum berpihak kepadanya
pada semester ini, hingga dipridiksikan ia baru bisa sidang pada
semester depan.
A mengaku sudah konsultasi sebanyak delapan kali. Namun ironisnya, kedua dosen pembimbingnya belum juga kunjung mengACC skripsinya. Beruntung A masih bisa bersabar dan ngak mentok di tengah jalan.
Yang menjadi perhatian penulis di sini adalah, ada apa dengan A? Apakah A memang ngak becos dalam mengerjakan skripsi, alias asal-asalan? atau karena faktor lain?Adanya kesengajaan A dipersulit dosen pembimbing misalnya. Rasanya ngak mungkin dech. Terus apa?
A mengaku sudah konsultasi sebanyak delapan kali. Namun ironisnya, kedua dosen pembimbingnya belum juga kunjung mengACC skripsinya. Beruntung A masih bisa bersabar dan ngak mentok di tengah jalan.
Yang menjadi perhatian penulis di sini adalah, ada apa dengan A? Apakah A memang ngak becos dalam mengerjakan skripsi, alias asal-asalan? atau karena faktor lain?Adanya kesengajaan A dipersulit dosen pembimbing misalnya. Rasanya ngak mungkin dech. Terus apa?
Entahlah.
Kepada A, Semangat! Aku mendukungmu. Semoga berhasil.



Minggu, April 13, 2014
Daud Fathani

Posted in: 
0 komentar:
Posting Komentar